Senin, Maret 30Ponpes Sabilurrosyad Gasek Malang

Santri Gasek Antusias Ikuti Sosialisasi Pencegahan Penyebaran Virus Corona

Santri Gasek Antusias Mengikuti Sosialisasi Pencegahan Penyebaran Virus Corona
Ilustrasi gambar oleh: Ria ‘Ainun Nafi’ah

Ponpesgasek.com- Pondok pesantren Sabilurrosyad Gasek telah mengadakan sosialisasi pencegahan virus Corona (Covid-19) di Masjid Nur Ahmad pada Senin (15/03) pekan lalu. Sosialisasi ini diselenggerakan agar para santri memahami sebab penularan virus Corona (Covid-19) sekaligus tata cara pencegahannya. Dalam sosialisasi ini, santri Gasek mulai dari siswa SMP hingga mahasiswa antusias mengikuti materi yang disampaikan oleh Ning Millah Shofiah S. Ked, selaku narasumber.

Sebelum menyimak pemaparan tentang pencegahan penyebaran virus Corona, santri Gasek membaca shalawat Tibbil Qulub bersama-sama, dengan harapan semoga terhindar dari wabah virus Corona. Sosialiasi pencegahan penyebaran virus Corona ini dipandu oleh Febi Akbar Rizki. Hadir pula Ustadz Islahuddin, SS, M. Pd.I selaku kepala sekolah SMP Islam Sabilurrosyad yang juga memberikan pengarahan sebelum sosialisasi dimulai.

Beberapa bulan terakhir ini, dunia telah diresahkan oleh sebuah wabah berbahaya yang berasal dari Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok (Cina). Wabah itu dikenal dengan virus Corona. Namun pada dasarnya, nama virus baru tersebut bukanlah virus Corona melainkan SARS-CoV-2, sedangkan penyakitnya diberi nama Covid-19. “Nah, Covid-19 ini sudah menjadi pandemi atau mewabah secara global (dapat menyebar dalam lingkup internasional antar benua- red), maka dari itu WHO menetapkannya sebagai pandemi” jelas putri KH. Marzuqi Mustamar yang beberapa waktu lalu baru menamatkan pendidikan kedokterannya itu.

Baca juga => Hari Air Sedunia: Meneladani Rasulullah dalam Menghemat Air

Tingkat penularan virus Corona memang sangat tinggi, tetapi tingkat kematiannya lebih rendah dibandingkan dengan virus lainnya seperti Flu Burung (MERS). Orang lanjut usia atau orang dengan imunitas yang buruk/rendah merupakan orang yang paling rawan meninggal jika telah terpapar virus ini.

Hingga kini, Covid-19 telah merenggut nyawa 11.184 korban dari seluruh penjuru dunia (per 22 Maret 2020). Dengan demikian, sudah seharusnya kita benar-benar berusaha untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Ning Shofi menjelaskan, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Corona, yaitu:

  1. Menjaga kebersihan dengan cara mencuci tangan 6 langkah.
  2. Memperhatikan etika batuk dan bersin. Ketika batuk atau bersin kita harus menuntup mulut dengan siku (bukan memakai telapak tangan), selain itu kita juga dianjurkan untuk tidak menyentuh wajah.
  3. Memakai masker bagi yang memerlukan, misalnya ketika bepergian atau bagi orang yang batuk, sedangkan bagi orang yang sehat tidak perlu memakai masker.
  4. Menghindari keramaian, yakni tidak bepergian kecuali untuk keperluan yang sangat mendesak
  5. Menjaga kesehatan dengan cara banyak meminum air putih, menjaga pola makan bila perlu disertai mengkonsumsi vitamin, dan berolahraga.
  6. Mengurangi jabat tangan.
  7. Banyak berdoa dan membaca shalawat.

Baca juga => Wasiat Imam ‘Abdullah ‘Alawi al-Haddad: 7 Cara Agar Menjadi Hamba Yang Ridho

Mengakhiri sosialisasi pencegahan penyebaran Covid-19 ini, Ning Shofi mengimbau kepada santri Gasek atau warga Malang pada umumnya, apabila memiliki gejala-gejala seperti batuk, pilek, demam, sakit tenggorokan, sakit kepala dan sesak napas, diharapkan bisa langsung menghubungi layanan tanggap Covid-19 Kota Malang di nomor 08113664119. Nantinya akan diarahkan kepada rumah sakit terdekat untuk segera memberi penanganan lebih lanjut.

 

Kenali gejala terpapar Virus Covid-19 melalui laman ini=> Self Assessment Covid-19

Progress report perkembangan kasus Covid-19 =>Live Report Covid-19

 

Penulis: Ikbar Zakariya

Editor: M. Chasbi Asshidiq

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: