Senin, Maret 30Ponpes Sabilurrosyad Gasek Malang

Peringati Kemerdekaan, KH. Marzuqi Imbau Santri Jaga NKRI

Ponpesgasek.com- Dalam memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke 74, para santri Pondok Pesantren Sabilurrosyad, Gasek, Kota Malang melakukan upacara pengibaran bendera merah putih di halaman pondok pesantren pada Sabtu pagi (17/08).

Uniknya, para santri mengikuti upacara dengan memakai busana khas santri, yaitu memakai baju putih, jas almamater dan sarung. Para santri sangat bersemangat dan antusias dalam memeriahkan upacara peringatan hari kemerdekaan Indonesia. Selain itu, mereka juga menampilkan seni bela diri pencak silat, mulai dari Pagar Nusa oleh siswa SMP-SMA Islam Sabilurrosyad hingga PSHT oleh santri Sabilurrosyad.

Upacara peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia merupakan kegiatan rutin tahunan Pondok Pesantren Sabilurrosyad Gasek, Kota Malang. Tujuannya ialah untuk menanamkan jiwa nasionalis pada diri santri sehingga selalu menjaga NKRI. Sebagaimana yang ditekankan dalam amanat pembina upacara yang disampaikan oleh pengasuh pondok pesantren, yakni KH. Marzuqi Mustamar.

“Kepada seluruh santri, pelajar, mahasiswa, kami himbau belajarlah yang sungguh-sungguh. Jangan rela kalau ada orang anti NKRI lebih pintar dari Anda-anda. Jangan rela kalau ada orang anti pancasila lebih menguasai teknologi daripada Anda. Jangan rela kalau ada orang yang anti NKRI dan merah putih lebih menguasai tafsir, hadits, fiqih, nahwu, shorof, daripada Anda. Pastikan yang paling alim tentang qur’an hadits adalah yang fulll NKRI harga mati. Pastikan yang paling menguasai kitab-kitab kuning, yang paling menguasai agama adalah mereka-mereka, santri-santri, ustadz-ustadz calon ulama yang full NKRI harga mati. Pastikan mereka-mereka yang menguasai teknologi, ilmu pengetahuan, dll hanya mereka-mereka yang full NKRI harga mati. Kalau kita bisa menguasai itu, ke depan negara ini tetap dipegang oleh mereka mereka yang full NKRI harga mati. Sehingga dengan begitu, selamatlah agama, selamatlah ahlussunnah wal jama’ah dan selamatlah NKRI Negara Kesatuan Republik Indonesia. Selama NKRI berdaulat, selama itu pula Islam jaya” tegas kiai yang juga menjabat sebagai Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Timur itu dalam mengingatkan urgensi menjaga NKRI.

Baca juga: NU Melaksanakan Syariat Islam dalam Konteks NKRI

Jiwa nasionalis santri Pondok Pesantren Sabilurrosyad tercermin dalam setiap upacara. Dalam setiap upacara, para santri selalu menyanyikan lagu kemerdekan dan melantunkan salawat-salawat nasionalis. Misalnya, salawat Syubanul Wathon karya KH. Wahab Hasbullah dan Shalawat Indonesia karya KH. Marzuqi Mustamar.

Harapannya, tidak lain agar Indonesia menjadi negara yang aman dan iman. Aman dari peperangan antar saudara se-tanah air dan tetap dalam keadaan beriman.

Penulis: Iif Nur Sholihah

Editor: M. Chasbi Asshidiq

Baca juga: Shalawat Indonesia Karya KH. Marzuqi Mustamar Doa Pemersatu Bangsa.

Tonton rangkaian upacara peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia di Pondok Pesantren Sabilurrosyad Gasek, Kota Malang. KLIK di sini.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: