Rabu, Juli 15Ponpes Sabilurrosyad Gasek Malang

Launching Pesantren Tangguh di Kota Malang, Pondok Gasek dan Al-Hikam Siap Menerima Kepulangan Santri

Launching Pesantren Tangguh di Kota Malang, Pondok Gasek dan Al-Hikam Siap Menerima Kepulangan Santri
Gambar oleh: Thoriq | Ilustrasi oleh: Moh. Zakaria

Ponpesgasek.com – Pondok Pesantren Sabilurrosyad dan Al-Hikam menjadi pesantren pertama yang diresmikan sebagai Pesantren Tangguh di Kota Malang. Peresmian dilakukan dengan penyerahan bantuan secara simbolis oleh Kapolresta Malang, Kombes Pol Leonardus Harapantua Simarmata, Bapak Dandim Kota Malang Letkol Inf. Tommy Anderson, Bapak Sekda Kota Malang Drs. Wasto, SH, MH kepada pihak pesantren pada hari ini, Rabu (10/6/2020).

Di Gasek, acara launching Pesantren Tangguh ini dilakukan dengan khidmat dan sederhana di Masjid Nur Ahmad Pondok Pesantren Sabilurrosyad Gasek. Kiai Marzuqi Mustamar selaku pengasuh memberikan sambutan dan apresiasi kepada para jajaran yang telah  hadir. Kiai berharap hal serupa dapat pula dilaksanakan di pesantren-pesantren lainnya, sebab pesantren tidak mungkin terus meliburkan santri-santrinya. Untuk itu perlu bantuan dan pendampingan dari pemerintah setempat.

“Pesantren tidak mungkin selamanya diliburkan, hal ini dikarenakan tidak semua orang tua mampu mengontrol anak-anak di rumah. Beberapa wali santri mengeluhkan para santri yang terus berkutat dengan gawai mereka. Bahkan untuk yang berdomisili di kota banyak yang ke kafe-kafe”, Ucap Kiai Marzuqi.

Keprihatinan kiai terletak pada masa depan, akhlak, dan kesehatan para santri. Sementara itu, tidak semua pondok pesantren memiliki kemampuan berbenah yang sesuai protokol  dalam rangka menghadapi gelombang kembalinya santri yang disusul dengan penerimaan santri baru.

“Yang tidak berbenah maka akan menimbulkan bahaya yang lain, dengan adanya inisiatif berupa bantuan, pendampingan, serta fasilitas kesehatan untuk menangani pandemi di pesantren maka diharapkan akan menjadi lebih aman dari sisi kesehatan, wawasan, dan logistiknya. Maka inisiatif pesantren tangguh merupakan bentuk ikhtiar dhohir, kemudian ditambahi ikhtiar bathin (berdoa) di pesantren sendiri”, Kiai menambahkan.

Kiai berharap, dengan adanya ikhtiar tersebut maka akan menjadikan santri tangguh secara mental, makin kuat imannya, serta hilang ragu dan rasa takut dalam diri. Dengan ikhtiar-ikhtiar tersebut, pihak pesantren akan siap menerima para santri kembali ke pondok.

Sedangkan, di Pondok Pesantren Al-Hikam, prosesi launching juga berlangsung khidmat. Pengasuh Ponpes Al-Hikam, K.H. Mohammad Nafi’, mengatakan pesantren terus melakukan berbagai upaya pencegahan terhadap penyebaran Covid-19. Pada sesi launching itu pula Kapolresta sangat mengapresiasi kesiapan dan antusiasme santri-santri Pondok Pesantren Sabilurrosyad dan Al-Hikam.

Baca Juga: Tenaga Medis dan Stigma Buruk Masyarakat

“Kalau di sini kita sudah tidak perlu khawatir, malah sudah membagi ke masyarakat sekitar kurang lebih 6 ton (bantuan sembako). Insyaallah ini akan menjadi nilai tambah penting dan bisa menjadi contoh bagi tempat lainnya. Bahwa seperti inilah ketangguhan luar biasa yang dimiliki oleh Pondok Pesantren”, Ucap Kapolresta Malang Kota.

Baca Juga: Jariyah Motor Ala Gasek

Harapannya, semoga dua pesantren ini dapat menjadi pesantren percontohan bagi pesantren-pesantren lainnya di Kota Malang. Pada akhir acara, peresmian secara dilakukan secara simbolis dengan memukul terbang dan dilanjutkan dengan sesi berfoto bersama.

 

Oleh Tim Redaksi

  • Penulis: Teguh Hidayanto
  • Editor: Zahro’ul Aini
Facebook Comments

One Comment

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: