Senin, Maret 30Ponpes Sabilurrosyad Gasek Malang

Film The Santri: Pesan Perdamaian untuk Negeri

Film The Santri
Ilustrasi gambar: Tim Ponpesgasek.com
Sumber: Youtube

Ponpesgasek.com – The Santri merupakan film yang diinisiasi oleh PBNU melalui NU Channel yang dibintangi oleh Wirda Mansyur, Veve Zulfikar, dan Gus Azmi. Film ini mengangkat tentang keberadaan pesantren dan dunia santri. Film The Santri diproduksi untuk menyemarakkan hari santri  pada tanggal 22 Oktober 2019 yang lalu.

Baca:  PBNU Melalui NU Channel Siap Luncurkan Film The Santri

The Santri mengenalkan bagaimana sesungguhnya agama Islam mengajarkan kedamaian. Islam bukanlah agama yang keras, juga bukan agama yang radikal. Film ini berpesan bahwa dalam menjalani hidup sangat diperlukan adanya toleransi, terutama di Indonesia yang penduduknya beragam. Kita tidak bisa memaksakan orang yang berbeda dari kita mengikuti apa yang kita yakini. Misalnya ada hamba Allah yang ingin menjadi muallaf, maka keinginannya  benar-benar berasal dari hati nuraninya sendiri, bukan mendapat paksaan dari orang lain.

Film The Santri mengajarkan tentang kedamaian antarumat beragama, pesan yang bisa diambil adalah kita perlu memiliki rasa toleransi. Sah-sah saja jika kita mendatangi gereja dengan suatu alasan tertentu, apalagi tujuan kita untuk mendatangi gereja tersebut demi menciptakan kedamaian. Yang keliru adalah jika kita mengikuti rangkaian ibadah mereka. Namun, jika ada yang beranggapan bahwa masuk ke gereja tidak boleh,  yaa sah-sah saja. Batas toleransi yang dimiliki oleh setiap orang berbeda-berbeda, tergantung cara pandangnya. Toleransi tidak sampai membuat kita mengikuti apa yang mereka yakini.

BACA JUGA: Rahmat Dalam Berbeda Pendapat

Jika semua sependapat bahwa toleransi tiap orang berbeda-beda batasnya, maka di Indonesia tidak akan terjadi konflik karena perbedaan. Justru akan tercipta suatu negeri yang aman, damai, dan tenteram meskipun di Indonesia terdiri dari berbagai macam penduduk. Ditambah lagi jika kita memberikan contoh bagaimana Islam memperlakukan pemeluk agama lain tanpa harus merecoki keyakinannya tetapi saling toleransi. Maka hal tersebut akan menjadi nilai tambah bahwa sebenarnya Islam membawa kedamaian. Dengan begitu agama Islam tidak lagi dianggap sebagai agama yang radikal.

Imam Pituduh dari NU Channel mengungkapkan bahwa nilai-nilai yang terdapat dalam film The Santri merupakan khazanah bangsa yang wajib dilestarikan agar dunia aman, damai, adil, makmur, dan beradab. Film The Santri juga memberitahu bagaimana dunia pesantren dan santri berhubungan erat dengan kedamaian dan cinta tanah air. Pembelajaran pesantren dalam film memuat nilai-nilai kebangsaan dan cinta tanah air yang sesuai dengan ajaran Islam bisa lestari di Indonesia.

Semoga dengan adanya The Santri dapat menjadi cerminan bagi masyarakat Indonesia untuk lebih menghargai perbedaan. Semoga mata hati kita senantiasa terbuka bahwa perbedaan yang telah ditakdirkan ini merupakan rahmat yang harus kita jaga. Bukan menjadi alasan berpecah belah, melainkan untuk saling bersatu menjaga kedamaian negeri.

Artikel Opini Lainnya:

Penulis : Bait Imala

Editor: Zahro’ul Aini

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: