Senin, Desember 9Ponpes Sabilurrosyad Gasek Malang

Opini

Selamat Ulang Tahun Kekasih

Selamat Ulang Tahun Kekasih

Akhlak, Literasi Santri, Opini
Ponpesgasek.com - Ulang tahun merupakan cara untuk memperingati hari kelahiran seseorang. Banyak pemuda zaman milenial berpandangan bahwa memperingati ulang tahun itu penting, karena merupakan wujud rasa syukur telah dilahirkan. Selain itu, juga memohon doa agar dipanjangkan umurnya. Hal ini seakan-akan sudah menjadi tren dan undang-undang bagi kawula muda milenial. Contoh real di lapangan misalnya saat di bangku sekolah ketika ada salah satu teman yang sedang ulang tahun tiba-tiba teman-teman yang lain mencoba menjadi sutradara dan artis untuk membuat sebuah drama yang menarik agar teman yang sedang ulang tahun ini terkejut. Di akhir cerita biasanya dia diberi kue ulang tahun dan semua berdoa untuknya. Hal ini menunjukkan bahwa ulang tahun kita saja begitu penting diperingati, apalagi u...
Benarkah Rokok Dapat Membunuh?

Benarkah Rokok Dapat Membunuh?

Literasi Santri, Opini
Ponpesgasek.com- Permasalahan dan isu mengenai rokok memang tidak akan pernah habis untuk diperbincangkan. Selalu saja terjadi pro dan kontra bagi setiap orang yang mengkajinya. Kali ini penulis akan mencoba menanggapi artikel yang berjudul, “Mas, Asap Rokoknya Bisa Ditelan Sekalian?” yang termuat di halaman website www. ponpesgasek.com. Tulisan ini diberi judul ‘benarkah rokok dapat membunuh?’ Lantas bagaimanakah ulasan penulis? Simak sampai selesai, ya! Rokok Menjerat Seluruh Elemen Masyarakat Rokok di kalangan masyarakat Indonesia memang dapat dikatakan sebagai barang primadona, khususnya di kalangan para laki-laki karena mayoritas yang merokok adalah kaum adam. Rokok mampu meresap secara mendalam pada setiap bagian masyarakat, baik orang tua, dewasa, bahkan usia anak sekalipun. S
Ngudud Itu Sakral, Bro! Bukan Kegiatan Sembarangan

Ngudud Itu Sakral, Bro! Bukan Kegiatan Sembarangan

Opini
Ponpesgasek.com- Sebelum membicarakan semua ini, sebaiknya saya mengaku saja. Saya benci rokok! Sebagaimana orang yang membenci buku, kerap membakar buku. Lha kalau saya, setiap ada rokok di saku, dan ada kesempatan, langsung saya bakar. Artinya, saya perokok. Bahkan artikel ini saya ketik sambil merokok, sesekali terbatuk kecil karena menghisap terlalu dalam. Entah berapa kali keluarga mengingatkan, baik dalam bentuk “presentasi” bahaya rokok, atau dalam bentuk omelan ringan. Mereka menghendaki saya berhenti merokok, atau setidaknya mengurangi. Saya menurut saja, rokok yang awalnya ada 12 batang, saya kurangi satu persatu hingga habis. Dengan cara dibakar dan dihisap tentunya. Berkurang, kan? Tapi serius, saat ini saya merokok tidak lebih dari 5 batang/hari. Setelah beberapa tahun lalu, m
Karakter Pemuda Zaman Jahiliyah Modern

Karakter Pemuda Zaman Jahiliyah Modern

Opini
Ponpesgasek.com - Kini, kita hidup di zaman dengan Istilah era revolusi industri 4.0. Sebenarnya kondisi ini bisa dikatakan berbarengan dengan lahirnya era jahiliyah modern jika dilihat dari fenomena-fenomena dalam beragama. Imam Syafii menerangkan dalam Muqaddimah Kitab Ar-risalah bahwa bentuk jahiliyyah pada masa sebelum Islam ada dua golongan. Pertama, orang-orang yang mengaku sebagai Ahlul Kitab tapi mereka telah merubah sebagian besar hukum-hukumnya. Mereka mencampurkan substansi kebenaran dengan menambahkan kepalsuan. Kedua, mereka yang menyembah berhala dan mengingkari Allah, mereka sendiri yang membuat patung dan mereka pula yang menyembahnya. Dua golongan itu merupakan kelompok Jahiliyah sebelum agama Islam datang. Kelompok-kelompok tersebut berani memalsukan kebenaran dan menuhan
Persyaratan Menulis Opini Ponpesgasek.com

Persyaratan Menulis Opini Ponpesgasek.com

Opini, Serba serbi
Ponpesgasek.com - Dalam memperingati Hari Tanpa Tembakau Sedunia, tim redaksi ponpesgasek.com menyelenggarakan sayembara menulis opini berkaitan dengan tema tersebut. Pada hari ini ponpesgasek.com telah merilis opini dengan judul "MAS, ASAP ROKOKNYA BISA DITELAN SEKALIAN? Klik link artikel : MAS, ASAP ROKOKNYA BISA DITELAN SEKALIAN? Artikel opini ini menyorot para kaum perokok, khususnya para perokok yang tidak mengindahkan lingkungan sekitar dan tidak menggunakan etika yang pantas ketika merokok. Dengan terbitnya artikel kami, kami mengundang para pembaca ponpesgasek.com untuk mengikuti sayembara menulis artikel opini dengan menanggapi artikel yang telah kami terbitkan, baik tulisan yang berada di sisi yang pro terhadap paparan terhadap artikel opini kami ataupun tulisan yang kontra. Beri...
Mas, Asap Rokoknya Bisa Ditelan Sekalian?

Mas, Asap Rokoknya Bisa Ditelan Sekalian?

Opini
Ponpesgasek.com - Selamat menjalankan ibadah puasa di minggu terakhir Ramadhan untuk seluruh pembaca setia ponpesgasek.com! Tenang, tulisan ini tidak akan membahas halal-haramnya rokok/merokok. Namun, saya ingin mengajak sahabat ponpes gasek untuk lebih memperhatikan "etika ketika merokok". Baca Juga : Catatan Ramadhan 2019 : Santri All Out Ala Gasek Saya hidup di lingkungan yang tidak jauh dari asap rokok. Saya tuliskan "Mas" dalam judul karena hampir seluruh perokok di sekitar saya adalah laki-laki. Menurut data dinas kesehatan tahun 2013 jumlah perokok laki-laki di Indonesia mencapai 66% dan terus mengalami kenaikan tiap tahunnya. Ketika pulang ke pondok, di parkiran saya berpapasan dengan mas-mas yang sedang merokok. Ketika melewati lorong kamar, kadang juga bau asap rokok dari depan ...

Santri Alfa, Beta dan Omega

Opini
Ponpesgasek.com- Manusia memiliki bermacam-macam kepribadian yang unik yang dipengaruhi oleh faktor genetik. Setiap individu mempunyai kepribadian yang merupakan kombinasi dari karakter kedua orang tua. Karena penggabungan kepribadian yang berbeda itulah, terbentuklah kepribadian yang unik dan berbeda satu sama lain. Seperti yang sering kita dengar, ada berbagai macam kepribadian yang diklasifikasikan menurut penggolongan darah, zodiak, dan lain sebagainya. Bahkan tidak jarang kita juga melakukan pencocokan kepribadian berdasarkan klasifikasi tersebut. Tetapi, mungkin masih sedikit dari kita yang tahu bahwa terdapat klasifikasi kepribadian yang disebut kepribadian Alfa, Beta, dan Omega. Lalu, bagaimana jika klasifikasi tersebut diterapkan untuk kepribadian santri? Simak ulasannya berikut i...

Emansipasi, Feminisme, dan Islam

Opini
Ponpesgasek.com- Selamat datang di bulan April, bulannya emansipasi wanita Indonesia. Tidak jauh berbeda dengan awal Maret kemarin, ketika banyak orang ramai merayakan Hari Perempuan Internasional seolah-olah pada hari itu semuanya bertopik perempuan. Padahal ada juga hari laki-laki internasional, namun jarang sekali diperingati se-booming hari perempuan. Berikut adalah sedikit ulasan saya terkait perempuan, emansipasi, dan bagaimana islam menanggapi hal tersebut. Feminisme dan Hari Perempuan Berbagai macam cara dilakukan masyarakat dalam memperingati Hari Perempuan Internasional  8 Maret kemarin. Beberapa diantaranya dalam bentuk tulisan di surat kabar, majalah, dan media sosial. Tulisan-tulisan tersebut bertemakan kemuliaan perempuan, perjuangan perempuan, penjajahan perempuan hingga aj

Doa “keramat” KH. Marzuki Mustamar di Tahun Politik 2019

Amaliah, Doa, Opini
Ponpesgasek.com- KH. Marzuki Mustamar adalah ulama NU yang kharismatik. Kekharismatikan Abah Yai (demikian kami para santri menyebut beliau) dapat dirasakan oleh siapapun yang berinteraksi langsung dengan beliau. Dari sekian banyak yang berkesempatan berinteraksi secara langsung dengan beliau adalah santri beliau di Pondok Pesantren Sabilurrosyad, Gasek, Kota Malang. Kekharismatikan Abah Yai dapat disaksikan dari setiap pengaosan (pengajian), khutbah, nasihat, cara bercanda, hingga doa-doa yang dipanjatkan setiap selepas shalat dan setelah pengaosan berakhir. Salah satu doa yang menampakkan kekharismatikan Abah Yai adalah do'a berikut: اَللَّهُمَّ اَصلِح مَن فِي صَلاَحِهِ صَلاَحُ الإِسلاَمِ وَالمُسلِمِينَ اَللَّهُمَّ اَهلِك مَن فِي هَلاَكِهِ  صَلاَحُ الإِسلاَمِ وَالمُسلِمِينَ اَللَّهُمَّ

Menyorot Perkembangan RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan

Opini
Ponpesgasek.com - Dilansir dari KOMPAS.COM 16 Oktober 2018 kemarin, Badan Legislasi  Dewan Perwakilan Rakyat (Baleg DPR) resmi mengesahkan rancangan undang-undang (RUU) Pesantren dan Pendidikan Keagamaan menjadi RUU Inisiatif DPR RI. Bagiamana proses pembentukan RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan tersebut? Apa implikasi terhadap kondisi keberagaman dan keutuhan Indonesia sebagai bangsa dan negara? Untuk menjawabnya, paling tidak, ada 3 poin yang perlu kita catat. 1. Ketidakhadiran Anggota Dewan Capai 70% Hanya 164 anggota dewan yang hadir dari total 560 anggota DPR RI dalam sidang paripurna. RUU ini diinisiasi oleh Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Sebenarnya miris mengetahui anggota dewan yang hadir bahkan tidak sampai sepertiganya, apalagi