Sabtu, November 28Ponpes Sabilurrosyad Gasek Malang
Shadow

Literasi Santri

Biografi Pengasuh: K.H. Marzuqi Mustamar, M.Ag

Biografi Pengasuh: K.H. Marzuqi Mustamar, M.Ag

Biografi Ulama', pengasuh, Tentang
Ponpesgasek.com - K.H. Marzuqi Mustamar,  sosok yang berpenampilan sederhana dan apa adanya. Beliau tidak pernah neko-neko. Karena begitu sederhananya, terkadang orang tidak mengira bahwa beliau adalah seorang kiai. Padahal, di balik sikap sederhana beliau itulah tersimpan lautan ilmu yang begitu luas. Kiprah beliau di masyarakat sudah tidak diragukan lagi. Gaya bicara beliau yang tegas dan lugas telah menjadi salah satu ciri khas. Rajin Mengaji Sejak Kecil, Beliau Kuasai Ilmu Nahwu Sejak Usia Belia Kiai Marzuqi lahir di kota Blitar, 54 tahun yang lalu. Sungguh merupakan suatu anugerah, sebab beliau dilahirkan dalam keluarga yang taat beribadah dan sangat mengerti agama. Yaa, abahnya adalah seorang kiai. Alhasil, sejak kecil kiai Marzuqi dibesarkan dan dididik dengan  standard disiplin...
K.H. Murtadlo Amin: Sosok Kiai Tauladan, Sabar, dan Penebar Senyum

K.H. Murtadlo Amin: Sosok Kiai Tauladan, Sabar, dan Penebar Senyum

Biografi Ulama', KH Murtadlo Amin, News, pengasuh, profil, Tentang, Teras Ndalem
Ponpesgasek.com- Duka yang mendalam membasahi bumi Gasek. Tepat 40 hari lalu. Pada tanggal 13 Agustus 2020 kabar lelayu itu hadir. Sekitar pukul satu siang, K.H. Murtadlo Amin salah satu pengasuh Pondok Pesantren Sabilurrosyad Gasek Malang telah kembali kehadirat Allah Swt. Beliau yang biasa kami panggil "Abah Dhoh" telah meninggalkan kami. Ketika mengingat beliau, tangis dan sedih tidak dapat kami pungkiri. Sekilas Tentang K.H. Murtadlo Amin Abah Dhoh merupakan anak bungsu dari empat bersaudara. Beliau merupakan putra dari H. Moh. Ismail dan Hj. Zainab. Beliau lahir pada 8 Mei 1966 di Lamongan. Abah Dhoh memiliki nama lengkap Drs. K.H. Moh. Murtadlo Amin M.HI. Abah Dhoh memiliki seorang istri, yakni Umik Hidayatul Hikmah, sosok istri yang baik, taat dan ramah. Kami biasa memanggil bel...
Pura-Pura Sabar Adalah Kunci Menjadi Sabar

Pura-Pura Sabar Adalah Kunci Menjadi Sabar

Literasi Santri
Ponpesgasek.com - Sering kali dalam hidup, kita dihadapkan dengan berbagai persoalan. Mulai dari persoalan yang sederhana hingga persoalan yang amat rumit. Ada persoalan yang dapat kita hadapi dengan kepala dingin. Tak jarang pula ada persoalan yang kita hadapi disertai amarah, jengkel, kesal, atau dongkol.  Kita sebagai manusia memang dianugerahi ego oleh Tuhan. Jadi wajar apabila emosi-emosi tersebut yang muncul pertama kali sebagai reaksi ketika kita tertimpa permasalahan atau tertimpa hal-hal yang tidak kita sukai.  Lantas apakah kita akan membiarkan amarah, kedongkolan, dan kejengkelan terus menguasai diri kita?  Sesungguhnya hal itu amat menyiksa batin. Maka dari itu, kita harus menghadapi berbagai persoalan hidup dengan sabar. Yups, sabar. Sabar Adalah Menahan Sabar adalah sif...
Jangan Mau Mati Jenaka

Jangan Mau Mati Jenaka

Literasi Santri, Sastra
Ponpesgasek.com – Jangan mau mati jenaka, kau yang tengah merasa lelah menelan pahitnya perjuangan. Kau yang sedang jatuh entah yang ke berapa kalinya. Kau yang merasa patah cinta kepada pencipta semesta. Pada lembaran ini telah ku tulis sebuh puisi. Tentang arah pengharapan kepada Yang Maha Pasti. Semoga kau lekas sadar bahwa rahmat Tuhan itu nyata, meski kau tak tahu di mana keberadaan dan kapan datangnya. Jangan Mau Mati Jenaka Oleh: Indah A. Maharani Kau, yang tengah bergolak hatinya, yang mencintakan lelap kedamaian, sebab lelah terapung-apung kesangsian, layaknya telur yang mencoba kokoh di atas tanduk kerbau gila, ditambah amukan angin yang menderita, jatuh ke depan kau tertindas, roboh ke belakang kau tergilas.   Tetaplah bertahan, barangkali kerbau akan membawa...
Kiai Masduqie: Meneladani Model Kaderisasi Santri Pengisi di Berbagai Lini

Kiai Masduqie: Meneladani Model Kaderisasi Santri Pengisi di Berbagai Lini

Biografi Ulama', Literasi Santri
Ponpesgasek.com - Senin, 1 Juli 1935 merupakan hari goresan tinta pertama bagi sang pendakwah yang lahir di Jepara. Pada hari itu jualah kisah seorang muslim sejati dimulai. Ya, pada hari itu telah lahir sosok inspirator yaitu Kiai Achmad Masduqie Machfudz. Beliau merupakan putra keempat dari pasangan suami-istri Kiai Machfudz dan Nyai Chafshah. Ayah  beliau, Kiai Machfudz merupakan seorang pengusaha mebel di Jepara yang aktif mensyiarkan ajaran Islam. Sedangkan sang ibu, Nyai Chafsah merupakan keturunan seorang bangsawan yaitu Syaikh Abdullah Al-‘Ashiq. Dari pernikahannya, Kiai Machfudz dan Nyai Chafsah dikaruniai empat belas anak. Akan tetapi, hanya tujuh yang masih hidup. Di antara ketujuh putra-putri itu, Kiai Masduqie terlahir sebagai anak pertama. Sebagai putra sulung, Kiai Masduq...
5 Langkah Menghadirkan Pemaafan Sejati Menurut Perspektif Buku Forgiving the Unforgivable

5 Langkah Menghadirkan Pemaafan Sejati Menurut Perspektif Buku Forgiving the Unforgivable

Serba serbi
Ponpesgasek.com - Pemaafan tidak bisa hadir seketika. Ia akan mulai bersemi tatkala seseorang telah menempuh langkah-langkah luhur untuk melepaskan emosi negatif yang membelenggu dirinya. Dalam Al-Qur'an, perihal tuntunan bersifat kejiwaan yang dapat mendorong seseorang mampu melakukan perbaikan kondisi emosi ke tingkat tertentu tidak terjelaskan dengan komprehensif. Hal ini dikarenakan setiap individu memiliki faktor penyebab pelanggaran yang dinamis. Setiap konflik yang terjadi antara pelanggar dan penderita berakar dari berbagai dimensi masalah. Menelisik pada sisi internal, setiap individu memiliki tingkat kendali emosi yang berbeda-beda ketika situasi tengah berkonflik. Pada akhirnya, gejolak emosi inilah yang akan menentukan kepekatan rasa benci penderita terhadap pelanggar. Kemud...
Gus Ciprut, Kucing Busok Kesayangan Ning Shofi Marzuqi

Gus Ciprut, Kucing Busok Kesayangan Ning Shofi Marzuqi

Serba serbi
Ponpesgasek.com–Assalamualaikum sahabat ponpesgasek.com! Apa kabar? Semoga baik-baik ya—meskipun dia telah pergi dan tak kembali, hehe. Bagi kalian yang nyantri di Pondok Gasek, pasti tidak asing dengan si lincah Ciprut, kan? Yups! Ciprut, begitulah Ning Shofi memanggil kucing yang super duper aktif itu. Ciprut mendadak dipanggil Gus semenjak diangkat menjadi salah satu keluarga ndalem dan mendapat pengakuan auto NU (Nahdlatul Ulama) dari Umi Saidah, garwa Abah Kiai Marzuqi. Gimana ceritanya? Kuy, simak kisah selengkapnya tentang Gus Ciprut, si kucing Busok yang hadir di tengah-tengah keluarga ndalem. Awal Mula Kehadiran Gus Ciprut Pada bulan Agustus tahun 2018, Ning Shofi bersama keluarga ndalem menghadiri suatu acara di Jakarta, tepatnya di rumah Bapak Hanif Dzakiri. Beliau saat i...
Uthak-Uthak Ugel

Uthak-Uthak Ugel

Sastra
Terdengar suara gesekan telapak sandal bapak dengan tanah, Neneng bergegas menuju pintu. Menyambut se-besek berkat yang terayun lemah. Neneng dengan cepat merangsek berkat itu dan berlari masuk rumah. “Ndhuk, mbokya bagi-bagi sama kangmase, sama mbkyune…” teriak ibu. “Neng, Mas Arik sama Mbak Widya juga pengen itu, lho!” seru ibu sambil menggelar tikar anyam. Ketiga anak kecil itu berebut duduk di tikar. “Serbu... hahaha” Arik dan Widya menyerbu makanan di depan Neneng. Mereka menyikat habis nasi gurih, ayam goreng, sambal goreng, serundeng, dan lainnya. Ibu dan bapak tidak ikut makan, mereka memilih ngobrol di kursi. “Bu, tadi bapak ketemu Pak Bagio,” bapak memulai pembicaraan serius. “Ikut tahlilan?” “Iya, Bu, lha kan ketemune di ndaleme Pak Lurah." “Dungaren wonge mulih. Panjen...
Ustaz Ahmad Syafa’at: Sosok Teladan Berjiwa Qurani Sejati Bag (II)

Ustaz Ahmad Syafa’at: Sosok Teladan Berjiwa Qurani Sejati Bag (II)

Biografi Ulama', Literasi Santri
Ponpesgasek.com - Cerita tentang perjalanan hidup beliau masih berlanjut. Kegigihan beliau dalam menekuni bidang ilmu kian diuji. Setelsah pendidikan di LIPIA usai, perjalanan hidup beliau digariskan untuk kembali ke bumi Malang. Untuk membaca bagian pertama silakan klik link berikut: Ustaz Ahmad Syafa'at: Sosok Teladan Berjiwa Qurani Sejati (I) Kembali Turun Gunung ke Malang Perjalanan Ustaz Syafaat muda berlanjut setelah beliau wisuda pada Juni 1999, dikarenakan tidak ada keinginan untuk pulang ke kampung halaman di Banyuwangi. Beliau pun mencoba untuk mendaftar S2 Fakultas Filsafat Universitas Indonesia, namun ternyata pendaftaran tersebut telah ditutup sebelum beliau sempat mendaftar. Akhirnya beliau kembali mendaftar ke kampus lain di Jakarta, yaitu Pascasarjana IAIN Syarif Hiday...
Jariyah Motor Ala Gasek

Jariyah Motor Ala Gasek

Literasi Santri, Opini
Ponpesgasek.com - Sepintas, judul ini terasa berat dan kelihatan sok. Jangankan motor, nyumbang uang sepuluh ribu ke masjid saja beratnya minta ampun. Tapi, saya ingin mengutarakan sesuatu yang lebih jauh tentang makna dari judul tulisan ini. Sebenarnya cerita ini lebih pas diutarakan lewat lisan, tapi saya mencoba untuk mengutarakannya dengan bahasa tulis dan mudah-mudahan bisa sampai ke pembaca yang budiman dengan baik. Gasek Zaman Dahulu Dulu, ketika awal saya mondok di Gasek, saya hanya mendapati tidak lebih dari 5 sepeda motor. Itu pun motor dengan model yang biasa-biasa saja. Pemiliknya adalah santri-santri yang tergolong lebih mampu daripada lainnya. Namun, jauh sebelum itu, Guru kita semua (sejauh yang saya dengar) hanya memiliki kendaraan berupa sepeda motor Yamaha Kristal. Iy...