Rabu, Juli 15Ponpes Sabilurrosyad Gasek Malang

Literasi Santri

Uthak-Uthak Ugel

Uthak-Uthak Ugel

Sastra
Terdengar suara gesekan telapak sandal bapak dengan tanah, Neneng bergegas menuju pintu. Menyambut se-besek berkat yang terayun lemah. Neneng dengan cepat merangsek berkat itu dan berlari masuk rumah. “Ndhuk, mbokya bagi-bagi sama kangmase, sama mbkyune…” teriak ibu. “Neng, Mas Arik sama Mbak Widya juga pengen itu, lho!” seru ibu sambil menggelar tikar anyam. Ketiga anak kecil itu berebut duduk di tikar. “Serbu... hahaha” Arik dan Widya menyerbu makanan di depan Neneng. Mereka menyikat habis nasi gurih, ayam goreng, sambal goreng, serundeng, dan lainnya. Ibu dan bapak tidak ikut makan, mereka memilih ngobrol di kursi. “Bu, tadi bapak ketemu Pak Bagio,” bapak memulai pembicaraan serius. “Ikut tahlilan?” “Iya, Bu, lha kan ketemune di ndaleme Pak Lurah." “Dungaren wonge mulih. Panjen
Ustaz Ahmad Syafa’at: Sosok Teladan Berjiwa Qurani Sejati Bag (II)

Ustaz Ahmad Syafa’at: Sosok Teladan Berjiwa Qurani Sejati Bag (II)

Biografi Ulama', Literasi Santri
Ponpesgasek.com - Cerita tentang perjalanan hidup beliau masih berlanjut. Kegigihan beliau dalam menekuni bidang ilmu kian diuji. Setelsah pendidikan di LIPIA usai, perjalanan hidup beliau digariskan untuk kembali ke bumi Malang. Untuk membaca bagian pertama silakan klik link berikut: Ustaz Ahmad Syafa'at: Sosok Teladan Berjiwa Qurani Sejati (I) Kembali Turun Gunung ke Malang Perjalanan Ustaz Syafaat muda berlanjut setelah beliau wisuda pada Juni 1999, dikarenakan tidak ada keinginan untuk pulang ke kampung halaman di Banyuwangi. Beliau pun mencoba untuk mendaftar S2 Fakultas Filsafat Universitas Indonesia, namun ternyata pendaftaran tersebut telah ditutup sebelum beliau sempat mendaftar. Akhirnya beliau kembali mendaftar ke kampus lain di Jakarta, yaitu Pascasarjana IAIN Syarif Hiday...
Jariyah Motor Ala Gasek

Jariyah Motor Ala Gasek

Literasi Santri, Opini
Ponpesgasek.com - Sepintas, judul ini terasa berat dan kelihatan sok. Jangankan motor, nyumbang uang sepuluh ribu ke masjid saja beratnya minta ampun. Tapi, saya ingin mengutarakan sesuatu yang lebih jauh tentang makna dari judul tulisan ini. Sebenarnya cerita ini lebih pas diutarakan lewat lisan, tapi saya mencoba untuk mengutarakannya dengan bahasa tulis dan mudah-mudahan bisa sampai ke pembaca yang budiman dengan baik. Gasek Zaman Dahulu Dulu, ketika awal saya mondok di Gasek, saya hanya mendapati tidak lebih dari 5 sepeda motor. Itu pun motor dengan model yang biasa-biasa saja. Pemiliknya adalah santri-santri yang tergolong lebih mampu daripada lainnya. Namun, jauh sebelum itu, Guru kita semua (sejauh yang saya dengar) hanya memiliki kendaraan berupa sepeda motor Yamaha Kristal. Iy...
Masa Depan Perpustakaan Sekolah VS Pemustaka Gen Z di Era Disrupsi  

Masa Depan Perpustakaan Sekolah VS Pemustaka Gen Z di Era Disrupsi  

Literasi Santri, Opini
Ponpesgasek.com - Perpustakaan adalah rumah peradaban. Banyak sekali cakrawala ilmu yang ada di dalamnya. Namun, kekayaan yang jelas sumbernya itu belum banyak yang memanfaatkan. Terlebih  lagi, tidak sedikit perpustakaan yang dikelola dengan kurang baik. Bahkan, hal yang demikian disertai dengan alasan yang tidak jelas. Berawal dari keadaan di atas, lalu ditambah lagi dengan serbaneka digital di era disrupsi pada saat ini. Hal demikian tentu sangat memengaruhi kualitas literasi generasi saat ini, khususnya partisipan didik maupun guru. Sebab banjir bandang informasi benar-benar telah terjadi. Demikian pula dengan sumber-sumber yang sangat mudah diperoleh melalui gawai pintar mereka, kemudahan mengakses apa pun, kapan saja, dan di mana saja. Kalau dalam istilah sumber belajar disebut Op
Ustaz Ahmad Syafa’at: Sosok Teladan Berjiwa Qurani Sejati Bag (I)

Ustaz Ahmad Syafa’at: Sosok Teladan Berjiwa Qurani Sejati Bag (I)

Biografi Ulama', Literasi Santri
Ponpesgasek.com - Tepat di hari minggu 23 Desember 2018 lalu, telah dilaksanakan acara haul beliau yang ke 4 bertempat di ndalem  Pondok Pesantren Bayt at-Tahfidz Cahaya Qur'ani (BTCQ) Gasek. Acara berlangsung dengan khidmat dan lancar dengan rangkaian pembacaan Yasin dan Tahlil dilanjutkan mauidhoh hasanah yang disampaikan oleh ust. Ali Maksun, (Pengasuh Pesantren Nurul Islam, Badut). Acara yang digelar tersebut diikuti oleh kang-kang santri Sabilurrosyad, Gasek bersama  santri-santri pondok pesantren BTCQ. Dengan semangat haul keempat beliau, berikut Tim ponpesgasek.com berusaha menghimpun mutiara-mutiara kehidupan beliau. Terlahir dari Keluarga dan Masyarakat yang Islami Masa kecil beliau berada di lingkungan yang melaksanakan amaliah-amaliah keagamaan, terlebih amaliah Nahdlatul U
Derai Cita

Derai Cita

Sastra
  Tertetes seketika air mata Terhimpit rindu yang memaksa Jiwaku sadar hampa Semacam ada kekosongan dalam sukma   Serempak pilu menggebu Sesak tangis  mulai candu Halu mencatuk kalbu Sekencang angin menembus tulang-tulangku   Hening membungkam Rindu menghujam Terngiang sisa kenangan Sunyi ramai malam setahun silam   Desak hati ingin segera berlabuh Menuai tawa keluarga ramai riuh Bermanja keluh kesah nan ricuh Ah, halu romansa yang semakin keruh   Aku rindu senjamu Aku rindu fajarmu Rindu sahurmu Rindu iftarmu   Ya Ramadan, Kini kau hampir berpulang Tak ada sedepa, Nampakmu akan segera hilang Namun aku masih ber-Ramadan di kampung orang Biar, doa saja yang jadi obat ribang   Sudahlah, Gundah gulana kubuang saja Saatnya
Tenaga Medis dan Stigma Buruk Masyarakat

Tenaga Medis dan Stigma Buruk Masyarakat

Opini
Ponpesgasek.com - Dari data situs resmi pemerintah covid19.go.id, pada Jumat (15/5/2020),  jumlah kasus positif covid-19 di Indonesia sebanyak 16.496 orang, sembuh 3.805, dan 1.076 orang meninggal. Negara Indonesia sendiri dalam penanganan wabah pandemi corona ini, masih tergolong tidak siap. Terbukti di sejumlah fasilitas kesehatan masih terkendala oleh minimnya persediaan Alat Pelindung Diri (APD).  Menggunakan APD merupakan langkah awal yang penting sebelum penindakan pada pasien covid-19. Ibarat tentara yang akan berangkat perang, tentu selalu  membawa senjata sebagai alat untuk melindungi diri dari musuh. Begitu pula tim medis yang juga memerlukan APD lengkap dan sesuai standar kesehatan, supaya baik pasien maupun tenaga medis  dapat saling terlindungi. Jika minimnya APD terus berl
Burdah Keliling, Tradisi Tolak Bala Agar Terhindar dari Wabah Penyakit

Burdah Keliling, Tradisi Tolak Bala Agar Terhindar dari Wabah Penyakit

Kajian, Literasi Santri, Opini
Ilustrasi gambar oleh: Ria 'Ainun Nafi'ah Ponpesgasek.com - Udara dingin menusuk, kabut pun cukup tebal menghalangi pandangan. Akan tetapi, puluhan orang laki-laki masih terus berjalan dengan melantunkan selawat burdah di mulutnya. Dengan niat mendekatkan diri kepada Allah agar terhindar dari wabah yang sedang terjadi saat ini. Suasana seperti itulah yang terjadi setiap jam 12 malam di Dusun Taman, Desa Kayukebek, Pasuruan, selama pandemi Covid-19 merebak hingga kini.  Para laki-laki setiap hari bergiliran membaca selawat burdah sambil berkeliling desa. Hal ini seperti yang dituturkan oleh Hasyim (55 th) selaku salah satu pemuka agama di Desa Kayukebek. Kegiatan ini dilakukan dengan niat berdoa kepada Allah swt. agar dihindarkan dari bala dan juga sekalian mengamankan wilayah desa da
Santri Tulen Vs Santri Karbitan

Santri Tulen Vs Santri Karbitan

Literasi Santri, Sastra
Ilustrasi : Mohammad Zakaria Sumber: https://islamsantun.org/indahnya-berkehidupan-ala-santri/ Bi af’ala-ntiq ba’da maa ta’ajjuba Au ji’ bi af’il qabla majruurin bi ba Wa tilwa af’ala-nshibannahu kama Aufa khaliilainaa wa ashdiq bihima Alunan nadzam menggema di bilik-bilik pengaosan diniah. Suara para santri antarkelas terdengar bersahut-sahutan beradu semangat melantunkan nadzam-nadzam atau syair-syair sebelum ngaji dimulai sembari menunggu muallim mereka rawuh di kelas. Namun, tidak semua santri patuh dan mau duduk rapi. Ada saja di antara mereka yang datang terlambat, keluar masuk kelas, atau tidur-tiduran di kelas. Itulah rutinitas santri ketika masuk jam diniah bakda isya di salah satu pondok pesantren di Jombang. “Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,” Melihat ada ses
Hari Air Sedunia: Meneladani Rasulullah dalam Menghemat Air

Hari Air Sedunia: Meneladani Rasulullah dalam Menghemat Air

Opini
Ponpesgasek.com- Selamat 22 Maret! Selamat Hari Air Sedunia! Mungkin kebanyakan dari kita belum tahu bahwa ada hari yang dikhususkan untuk memperingati si H₂O itu setiap tahunnya. Padahal, tanggal 22 Maret tahun ini adalah peringatan hari air sedunia yang ke-28 sejak diresmikan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tanggal 22 Desember 1992. Sebegitu pentingkah air bagi kehidupan sehingga harus diperingati? Tentu, air menduduki posisi yang sangat penting bagi kehidupan. Bukan hanya tubuh kita yang membutuhkan air, namun keberlangsungan ekosistem basis kehidupan, keamanan pangan, keberlanjutan energi, bahkan ekonomi dunia juga sangat bergantung padanya. Namun, posisi penting air tidak berbanding lurus dengan ketersediaannya untuk diakses oleh seluruh masyarakat dunia. PBB mencatat ba