Selasa, Oktober 22Ponpes Sabilurrosyad Gasek Malang

Kajian

Perkembangan Wahabi Mengancam Persatuan Bangsa, Ketahui Tanda-tandanya!

Perkembangan Wahabi Mengancam Persatuan Bangsa, Ketahui Tanda-tandanya!

Kajian, Kajian Aswaja
Ponpesgasek.com- Wahabi merupakan salah satu sekte dalam Islam yang menganut pemikiran Muhammad bin Abdul Wahab. Dia lahir di Uyainah, Najd, pada tahun 1703 M/ 1115 H. Sejak kemunculannya, Wahabi terkenal sebagai kelompok yang memiliki pemikiran yang kaku dan keras. Pemikiran tersebut dipicu oleh kedangkalan pemahaman agama yang hanya mengacu pada bunyi harfiah teks al-Quran maupun al-Hadits. Sehingga menyebabkan pada sikap anti tradisi Aswaja, seperti tahlil, maulid nabi SAW, barzanji, manaqib, dan sebagainya. Sebagaimana dilansir dari www.nu.or.id, saat mengisi materi Daurah Aswaja Internasional di Gedung PWNU Jawa Timur pada Ahad, 13 Maret 2016 lalu, Al-Habib Syaikh Samir bin Abdurrahman al-Khauli al-Rifai al-Husaini menyampaikan pesan kepada para peserta Daurah, bahwasannya "umat Isla...
Ingat, 5 Rukun Nikah Harus Terpenuhi!

Ingat, 5 Rukun Nikah Harus Terpenuhi!

Kajian Samawa, Keluarga
Ponpesgasek.com- Menikah merupakan ibadah sunah ajaran Nabi Muhammad SAW. Banyak insan yang menantikan masa pernikahannya tiba. Manusia menjadikan pernikahan sebagai titik awal jalinan suci untuk menjalani bahtera kehidupan bersama-sama di kemudian hari. Terkhusus bagi umat muslim, setelah melaksanakannya dengan menetapi tuntunan agama berupa rukun nikah, barulah sepasang suami istri memiliki status hubungan yang sah dan halal secara syar'i. Berikut ini merupakan penjelasan 5 rukun nikah dirujuk dari kitab Qurrotul Uyun yang yang harus terpenuhi.  والمهر والصّيغة والزّوجان، ثمّ الوليّ جملة الاركان “Mahar, shighat dan kedua mempelai serta wali adalah jumlah rukun nikah” Adanya Calon Suami Rukun nikah yang pertama yaitu adanya calon suami atau mempelai laki-laki. Keberadaan seorang cal

NU Melaksanakan Syariat Islam Dalam Konteks NKRI

Kajian, Kajian Aswaja
Ponpesgasek.com Indonesia merupakan Negara Kesatuan yang memiliki ragam budaya, diantaranya ragam bahasa dan agama. Dengan keanekaragaman itulah melahirkan berbagai pemikiran dan sudut pandang yang berbeda-beda tentang pelaksanaan syariat Islam di Indonesia. Pada dasarnya syariat Islam menurut Al-Qur'an ialah mengatur hubungan manusia dengan Allah dan hubungan antar manusia serta makhluk hidup lainnya. Syariat Islam merupakan hukum atau peraturan yang telah ditetapkan Allah SWT dalam Al-Qur'an dan Hadist. Al-Qur'an yang diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad SAW  merupakan sumber utama syariat Islam, sedangkan hadits adalah sumber kedua yang memperjelas Al-Qur'an. Umat Islam wajib menggali pemahaman tentang syariat Islam melalui keduanya. Terlebih lagi Al-Qur'an sebagai rujukan utamanya. La
Halalbihalal Tradisi Khas Nusantara

Halalbihalal Tradisi Khas Nusantara

Amaliyah, Kajian Aswaja
Ponpesgasek.com- Hari Raya Idul Fitri adalah hari bahagia dan sukacita. Hari dimana umat Islam bersyukur akan kesuksesan dalam menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Serta hari dimana Allah mencurahkan nikmat ampunan untuk hamba-Nya. Hal ini menjadi momentum bagi umat Islam untuk saling bermaaf-maafan. Sebagian kalangan masyarakat biasanya mengadakan tradisi halalbihalal untuk tetap menjalin tali persaudaraan dan Ukhuwah Islamiyah. Baca juga : Ribuan Jama'ah Hadiri Halalbihalal 1440 H Ponpes Sabilurrosyad, Gasek, Malang Istilah Halalbihalal Halalbihalal merupakan istilah yang lahir dari budaya bangsa Indonesia dan hanya ada di Indonesia. Istilah halal memang diserap dari bahasa Arab. Akan tetapi, ungkapan halalbihalal tidak ditemukan di negara Arab. Mungkin lafadz halalbihalal dibenarkan dala...
3 Akhlak Dasar Hamba Yang Wajib Dimiliki Seorang Muslim

3 Akhlak Dasar Hamba Yang Wajib Dimiliki Seorang Muslim

Akhlak, Amaliyah, Kajian, Kajian MTMD
Ponpesgasek.com – Inti ajaran Islam adalah akhlakul karimah. Hal ini ditegaskan secara tersurat dalam pernyataan Nabi Muhammad SAW bahwa misi utama beliau ialah untuk menyempurnakan akhlak umat manusia. Innama bu'itstu li utammima makarimal akhlaq. Dengan demikian, seorang muslim sudah sepatutnya mengikuti tuntunan Rasulullah SAW sesuai kodratnya sebagai hamba Allah sekaligus sebagai makhluk sosial. Dalam rangka menyempurnakan akhlak itu, ada 3 akhlak dasar yang harus dimiliki oleh seorang muslim sebagai berikut: Memperbaiki Hubungan Hamba Dengan Allah Akhlak pertama dari 3 akhlak dasar yang harus dimiliki oleh seorang muslim ialah akhlak dalam hal memperbaiki hubungan hamba dengan Allah SWT. Manusia merupakan salah satu makhluk ciptaan Allah SWT yang sempurna. Sempurna dalam arti: manusi

Wasiat Imam ‘Abdullah ‘Alawi al-Haddad: 7 Cara Agar Menjadi Hamba Yang Ridho

Amaliyah, Kajian Jumat Pagi
Ponpesgasek.com- Imam Abdullah 'Alawi Al-Haddad adalah seorang ulama ahlussunnah wal-jama'ah dari keturunan Rasulullah SAW. Beliau disebut-sebut oleh para ulama mendapat gelar Quthubud Da'wah Wal Irsyad (Waliyullah dengan kedudukan tertinggi yang memimpin dakwah). Berkat kegigihan dalam berdakwah, beliau juga dicatat sebagai pembaharu abad 12 H yang mewariskan pemikiran serta ilmu yang sangat luas lagi mendalam. Salah satu karya beliau yang menjadi rujukan ulama-ulama abad ini ialah kitab an-Nashaihud Diniyyah Wal Washoya al-Imaninyyah. Kitab ini berisi nasihat-nasihat keagamaan dan wasiat-wasiat keimanan. Di antara nasihat dan wasiat Imam Abdullah al-Haddad dalam kitab ini ialah wasiat beliau kepada umat Islam agar menjadi hamba yang ridho. Definisi Ridho Ridho berasal dari kata radhiya-...

3 Macam Golongan Umat Nabi Muhammad SAW

Kajian, Kajian Jumat Pagi
Ponpesgasek.com- Nabi Muhammad SAW senantiasa mendoakan dan menyayangi umatnya agar kelak bisa berkumpul bersama di surga. Sebagai umat Nabi Muhammad SAW tentu kita juga mengharapkan syafa’atnya pada hari kiamat nanti. Namun, semua itu tergantung pada amal perbuatan masing-masing. Apakah ia mau melakukan perbuatan yang baik dan meninggalkan yang buruk ataukah malah sebaliknya. Dalam hal ini, Allah SWT mengkategorikan umat Nabi Muhammad SAW menjadi 3 golongan. Firman Allah dalam surah Fathir ayat 32: ثُمَّ أَوْرَثْنَا الْكِتَابَ الَّذِينَ اصْطَفَيْنَا مِنْ عِبَادِنَا ۖ فَمِنْهُمْ ظَالِمٌ لِّنَفْسِهِ وَمِنْهُم مُّقْتَصِدٌ وَمِنْهُمْ سَابِقٌ بِالْخَيْرَاتِ بِإِذْنِ اللَّهِ ۚ ذَٰلِكَ هُوَ الْفَضْلُ الْكَبِير Artinya: Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara

7 Golongan Manusia Yang Memperoleh Naungan Allah Di Hari Kiamat

Kajian, Kajian MTMD
Ponpesgasek.com- Dunia yang fana ini pasti akan mengalami kehancuran yang maha dahsyat. Hari datangnya kehancuran maha dasyat ini disebut dengan hari kiamat. Hari dimana seluruh makhluk kembali kepada sang pencipta. Tak ada satupun makhluk yang mengetahui kapan terjadinya hari kiamat, bahkan Rasulullah saw sendiri. Pada hari kiamat, setelah semua makhluk dicabut nyawanya dengan satu tiupan maha dasyat sangkakala (terompet), kemudian seluruh makhluk yang telah mati dibangkitkan kembali dengan tiupan terompet kedua, lalu dikumpulkan di padang mahsyar untuk dihisab amal perbuatannya selama di dunia, baik amal kebaikan maupun amal keburukan. Ketika dikumpulkan, matahari seakan-akan berjarak sejengkal dari kepala. Pada hari itu, tidak ada tempat untuk bernaung. Namun, pada di hari dimana tidak

5 Hukum Nikah Menurut Kitab Qurrotul ‘Uyun, Jomblo Wajib Baca!

Kajian Samawa
Ponpesgasek.com- Sebagian besar pemuda muslim yang baru mendengar fadhilah (keutamaan) pernikahan menjadi semakin tertarik untuk menikah. Selain memang karena fitrah manusia, juga barangkali karena khawatir kiamat datang sebelum ia menikah. Demikian embel-embel gurauan yang sering kita dengar: keburu kiamat, lho. Belum lagi ketika mendapatkan undangan pernikahan  teman, sahabat atau keluarga. Pertanyaan horror yang hampir tidak pernah lupa dilontarkan seperti: kapan nyusul? Mana gandengannya, kok, kondangan sendiri? Pertanyaan semacam ini menjadi beban mental tersendiri bagi seseorang yang belum menikah atau jomblo. Siap Nikah? Ayo disimak sampai tuntas, ya. Beberapa tahun terakhir ini, nikah muda santer diwacanakan oleh dai-dai muda anyaran. Coba saja searching di google atau media sosial

Belajar Mencintai dari Kisah KH. Marzuqi Mustamar & Hj. Umi Saidah Mustaghfiroh

Kajian Samawa, Teras Ndalem
Ponpesgasek.com-  Rasa cinta selalu ada dalam hati setiap insan, rasa itulah yang pernah dirasakan oleh seorang tokoh ulama yang bernama KH. Marzuqi Mustamar dengan istri tercinta yang bernama Umi Saidah Mustaghfiroh. Inilah kisah kehidupan dan jalinan cinta kasih yang dikutip dari kisah seorang tokoh ulama yang dapat menginspirasi setiap orang dalam mencari cinta sejatinya. Kisah bermula saat Kiai Marzuqi Mustamar menjadi santri di pondok Nurul Huda Mergosono, yang diasuh oleh KH. Masduqi Mahfudz. Saat itu Kiai Marzuqi Mustamar sudah mendapat tugas mengajar dari KH. Masduqi Mahfudz. Ketika mendapat tugas mengajar di kelas diniyah, benih cinta pun mulai tumbuh dan kian hari-kian menjulang. Wanita yang membuat hatinya bergejolak itu bernama Umi Saidah Mustaghfiroh, yang sekarang menjadi ist