Selasa, Oktober 22Ponpes Sabilurrosyad Gasek Malang

Amaliyah

Pantun KH. Chusaini Ilyas untuk Mempelai Santri Gasek

Pantun KH. Chusaini Ilyas untuk Mempelai Santri Gasek

Keluarga, Literasi Santri, Sastra
Ponpesgasek.com – KH. Chusaini Ilyas adalah seorang kiai sederhana dan juga sangat kharismatik. Umurnya yang tak lagi muda tidak menyurutkan semangat beliau dalam berdakwah. Kiai asal Mojokerto ini memiliki cara berdakwah yang khas dan jarang dimiliki oleh kiai-kiai lain. Selain dengan dalil-dalil Alquran atau hadis, beliau juga memiliki ciri khas lain dalam berdakwah yaitu dengan cara berpantun. Seperti halnya pantun-pantun pada umumnya yang memiliki rima, pantun Kiai Chusaini pun begitu. Yang membedakan dengan pantun lain adalah dalam hal kedalaman maknanya. Seperti pantun yang beliau sampaikan ketika berceramah dalam acara Halalbihalal Ponpes Gasek, khusus ditujukan kepada para mempelai santri Gasek yang melangsungkan akad nikah dalam acara halalbihalal. Tidak panjang lebar Kiai Chusain
Ingat, 5 Rukun Nikah Harus Terpenuhi!

Ingat, 5 Rukun Nikah Harus Terpenuhi!

Kajian Samawa, Keluarga
Ponpesgasek.com- Menikah merupakan ibadah sunah ajaran Nabi Muhammad SAW. Banyak insan yang menantikan masa pernikahannya tiba. Manusia menjadikan pernikahan sebagai titik awal jalinan suci untuk menjalani bahtera kehidupan bersama-sama di kemudian hari. Terkhusus bagi umat muslim, setelah melaksanakannya dengan menetapi tuntunan agama berupa rukun nikah, barulah sepasang suami istri memiliki status hubungan yang sah dan halal secara syar'i. Berikut ini merupakan penjelasan 5 rukun nikah dirujuk dari kitab Qurrotul Uyun yang yang harus terpenuhi.  والمهر والصّيغة والزّوجان، ثمّ الوليّ جملة الاركان “Mahar, shighat dan kedua mempelai serta wali adalah jumlah rukun nikah” Adanya Calon Suami Rukun nikah yang pertama yaitu adanya calon suami atau mempelai laki-laki. Keberadaan seorang cal
Gus Mus : 5 Anugerah Allah Yang Wajib Kita Syukuri

Gus Mus : 5 Anugerah Allah Yang Wajib Kita Syukuri

Akhlak, Amaliyah
Ponpesgasek.com - Pernahkah pembaca mengingat-ingat kapan terakhir kali berucap "Syukur", atau mungkin "Alhamdulillah" dalam sehari saja? Tentu tidak semua dari kita mampu mengingat atau malah menghitungnya walaupun hanya dalam sehari saja. Selain itu, kita pun seringkali mengekspresikan rasa syukur dengan melakukan amal kebajikan lainnya, misalnya bersedekah atau berinfaq. Sebagai realisasi moralistis yang umum, terkadang pengekspresian rasa syukur memang terlihat semudah itu. Namun sebagaimana yang disampaikan Gus Mus, rasa syukur menuntut kehadiran rasa sadar sebagai pendorong dalam diri kita. Beliau juga menekankan bahwa ada 5 hal penting yang wajib kita syukuri dalam hidup ini. Apa sajakah 5 hal tersebut? Simak selengkapnya. Terlahir Sebagai Manusia Diciptakan oleh Allah menjadi manu...

Doa Yang Mustajab

Doa
Ponpesgasek.com - Kita pasti pernah berfikir kalau doa yang kita panjatkan tiap waktu seperti tak kunjung dikabulkan. Malah sebagian dari kita mungkin berfikir jika Allah tidak adil karena doa kita tidak dikabulkan. Urusan dikabulkan atau tidaknya doa, sebenarnya kembali kepada prasangka diri sendiri kepada Allah SWT. Jadi, memperbaiki prasangka kita kepada Allah SWT lebih utama ketika merasa doa kita belum dikabulkan. Berikut ini, beberapa tips yang harus diperhatikan jika doa kita ingin diijabah oleh Allah SWT: Mencari Waktu Yang Mustajab Untuk Berdoa Yang pertama, ketahuilah kapan waktu mustajab untuk berdoa. Apakah waktu-waktu berdoa yang baik itu di waktu pagi, siang, sore, dan malam? Pada hakikatnya, berdoa itu tidak mengenal waktu, sebab Allah hanya memerintah kepada makhlukNya unt...
Memetik Ilmu Khidmah dari Kisah KH. Chusaini Ilyas

Memetik Ilmu Khidmah dari Kisah KH. Chusaini Ilyas

Akhlak
Ponpesgasek.com- Salah satu  hal yang perlu dicapai dalam hidup adalah ilmu yang bermanfaat. Menuntut ilmu adalah kewajiban bagi seluruh umat manusia, tanpa ilmu manusia tidak ada harganya. Seberapa banyak manfaat dari ilmu yang kita dapat tergantung pada proses yang kita lalui. Salah satu faktor yang mendukung dalam proses tholabul ilmi adalah lingkungan yang baik. Dengan dukungan lingkungan yang baik, keberhasilan dalam proses tholabul ilmi akan lebih dirasakan. Pondok pesantren adalah tempat yang paling tepat untuk proses tholabul ilmi zaman sekarang. Karena hanya di pondok pesantrenlah kita bisa mendapatkan ilmu agama sekaligus ilmu dunia. Secara garis besar proses pembelajaran di pondok pesantren meliputi hal-hal berikut: Pelajaran Tentang Takzim Kepada Guru Guru, Ustadz, Ki...
Sholawat Indonesia Karya KH. Marzuqi Mustamar: Doa Pemersatu Bangsa

Sholawat Indonesia Karya KH. Marzuqi Mustamar: Doa Pemersatu Bangsa

Aqidah, Sastra, Serba serbi
Ponpesgasek.com - Sebagai ungkapan rasa syukur atas kemerdekaan yang telah didapatkan rakyat Indonesia, serta wujud nasionalisme dan cinta tanah air, Sholawat Indonesia diciptakan oleh Abah KH. Marzuqi Mustamar. Sholawat ini menjadi bukti bahwa menjadi santri tidak hanya belajar ilmu agama saja, namun juga punya tugas menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sholawat Indonesia karya KH. Marzuqi Mustamar memiliki harapan-harapan yang besar terhadap keselamatan dan keamanan Negara Indonesia dari segala bentuk pemberontakan yang dapat memecah belah persatuan bangsa. Semoga Indonesia  merdeka dari kebodohan dan tidak ada lagi perpecahan antar umat. Lantunan harapan-harapan tersebut kemudian menjadi doa yang disyairkan. Situasi Indonesia yang dinamis dengan berbagai isu-isu p
Halalbihalal Tradisi Khas Nusantara

Halalbihalal Tradisi Khas Nusantara

Amaliyah, Kajian Aswaja
Ponpesgasek.com- Hari Raya Idul Fitri adalah hari bahagia dan sukacita. Hari dimana umat Islam bersyukur akan kesuksesan dalam menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Serta hari dimana Allah mencurahkan nikmat ampunan untuk hamba-Nya. Hal ini menjadi momentum bagi umat Islam untuk saling bermaaf-maafan. Sebagian kalangan masyarakat biasanya mengadakan tradisi halalbihalal untuk tetap menjalin tali persaudaraan dan Ukhuwah Islamiyah. Baca juga : Ribuan Jama'ah Hadiri Halalbihalal 1440 H Ponpes Sabilurrosyad, Gasek, Malang Istilah Halalbihalal Halalbihalal merupakan istilah yang lahir dari budaya bangsa Indonesia dan hanya ada di Indonesia. Istilah halal memang diserap dari bahasa Arab. Akan tetapi, ungkapan halalbihalal tidak ditemukan di negara Arab. Mungkin lafadz halalbihalal dibenarkan dala...
Dinikahkan oleh Masyayikh, Santri Ponpes Gasek Diminta Tidak Berpoligami

Dinikahkan oleh Masyayikh, Santri Ponpes Gasek Diminta Tidak Berpoligami

Doa, Keluarga, News
Ponpesgasek.com – Pondok Pesantren Sabilurrosyad Gasek, Malang memiliki tradisi sakral akad nikah santri yang dilaksanakan setiap tahunnya pada acara halalbihalal Pondok yang dihadiri para masyayikh. “Ngalap barokah, mumpung dihadiri kyai-kyai sepuh“, kata lurah ponpes Gasek, A. Sirojul Munir, Minggu, saat ditemui tim ponpesgasek.com. Menurut beliau, upacara sakral akad nikah santri ini menjadi agenda tahunan ponpes Gasek. Akad nikah santri tahun ini berlangsung pada acara halalbihalal dan haul KH. Mustamar dan KH. Ahmad Noer Jum’at malam (21/6) yang bertempat di kediaman KH. Marzuqi Mustamar, Ponpes Gasek Malang. Acara ini dihadiri oleh KH. Ahmad Musthofa Bisri (Gus Mus), Pengasuh Ponpes Salafiyah Al-Misbar Mojokerto KH. Chusaini Ilyas, dan Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji. Kehadiran Gus
Ribuan Jama’ah Hadiri Halalbihalal 1440 H Ponpes Sabilurrosyad, Gasek, Malang

Ribuan Jama’ah Hadiri Halalbihalal 1440 H Ponpes Sabilurrosyad, Gasek, Malang

Doa, News
Ponpesgasek.com - Pondok Pesantren Sabilurrosyad kembali menyelenggaran agenda terbesarnya yaitu Halalbihalal. Halalbihalal merupakan acara yang diselenggarakan setiap tahun di Pondok Pesantren Sabilurrosyad, bersamaan dengan Haul KH. Ahmad Noer dan KH. Mustamar. Dalam rangkaian Halalbihalal yang berlangsung pada tanggal 21/06/2019 juga terdapat kirim doa yang dikhususkan kepada KH. Abdul Mun'im yang merupakan adik kandung dari Ibu Nyai Saidah Mustaghfiroh (Istri KH. Marzuqi Mustamar). Persiapan Halalbihalal telah dilakukan sejak beberapa bulan sebelum hari H oleh seluruh panitia. Mulai dari dekorasi panggung, persiapan bahan makanan untuk konsumsi jama'ah dan beberapa kebutuhan perlengkapan Halalbihalal lainnya. Panitia konsumsi mendistribusikan lebih dari 500 talam (nampan yang digunakan...
3 Akhlak Dasar Hamba Yang Wajib Dimiliki Seorang Muslim

3 Akhlak Dasar Hamba Yang Wajib Dimiliki Seorang Muslim

Akhlak, Amaliyah, Kajian, Kajian MTMD
Ponpesgasek.com – Inti ajaran Islam adalah akhlakul karimah. Hal ini ditegaskan secara tersurat dalam pernyataan Nabi Muhammad SAW bahwa misi utama beliau ialah untuk menyempurnakan akhlak umat manusia. Innama bu'itstu li utammima makarimal akhlaq. Dengan demikian, seorang muslim sudah sepatutnya mengikuti tuntunan Rasulullah SAW sesuai kodratnya sebagai hamba Allah sekaligus sebagai makhluk sosial. Dalam rangka menyempurnakan akhlak itu, ada 3 akhlak dasar yang harus dimiliki oleh seorang muslim sebagai berikut: Memperbaiki Hubungan Hamba Dengan Allah Akhlak pertama dari 3 akhlak dasar yang harus dimiliki oleh seorang muslim ialah akhlak dalam hal memperbaiki hubungan hamba dengan Allah SWT. Manusia merupakan salah satu makhluk ciptaan Allah SWT yang sempurna. Sempurna dalam arti: manusi